Penghargaan HUT 10 Harian Radar Bogor

28 Desember 2008 oleh leobra

Penghargaan oleh Harian Radar Bogor berupa Miniatur Monumen Pena kepada 10 warga Bogor yang dianggap berprestasi terhadap pembangunan Bogor yang diserahkan oleh Pimpinan Harian Radar Bogor. Yang diantaranya berprestasi dalam bidang olah raga yang diterima oleh Erwein Wijayanto yang meraih Medali Emas dan Perak dalam 2nd Junior Wushu World Championship yang diselenggarakan di Convention Hall Westin Hotel, Nusa Dua Bali yang berlangsung dari 7 – 14 Desember 2008 yang diikuti oleh 46 Negara.

Penghargaan Oleh RADAR BOGOR yang diserahkan oleh Pimpinan
Profil Kakak yg mendampingi Saat penyerahan penghargaan oleh Harian Radar Bogor di Convention Botani Square  Bogor

Teman Atlit Dunia dan Guru SMAKBO

27 Desember 2008 oleh leobra

Bersama Bp. Supandi Kusuma, pimpinan Pengurus Besar Wushu Indonesia dan seluruh Atlit Indonesia untuk 2nd Junior Wushu Championship yang diselenggarakan di Bali International Convention Hall Hotel Westin, Nusa Dua – Bali, pada tgl. 9 – 14 Desember 2008 yang dihadiri oleh 46 Negara.Bersama Bp. Supandi Kusuma

Foto bersama dengan salah satu atlit China (Zhang Yi Bo) yang bermain di nomor Dao Shu kategori B, yang pada saat di mainkan hampir semua yang dari Harmony terperangah koq Erwein main lagi di Golok. Saat di lapangan atlit China yang satu ini sungguh mirip dengan Erwein. Coba bandingkan, mirip bukan ? Sama-sama peraih medali mas di nomor masing-masing.

Bersama Zhang Yi Bo seperti kembar

Saat tiba kembali di sekolah SMAKBO mendapat sambutan dari teman dan guru yang ditinggalkan selama hampir 5 bulan untuk mengikuti PELATNAS di Medan.

Bersama Kesiswaan SMAKBO

Dukungan Keluarga dan Pelatih

27 Desember 2008 oleh leobra

Dukungan orang tua dan keluarga dekat ikut memberi dorongan semangat dan mental dalam pertandingan

Bersama keluarga di Nusa Dua Bali

Pelatih dan sekaligus teman yang memberi dorongan semangat dan sorakan yang membuat merasa seperti pada saat latihan. Ini ditunjukkan oleh para senior dan pelatih Harmony Wushu Indonesia yang juga merupakan para pembela nama dan martabat bangsa di kancah internasional dari kiri : Andrie Mulianto (Gatot) (atlit Wushu Indonesia di Olimpiade Beijing 2008); tengah : Gogi Nebulana (Juara Dunia Pedang 2007, juga atlit Wushu Indonesia di Olimpiade Beijing 2008) dan kanan : Hafidz (pemegang medali mas di PON Kaltim, orang pertama yang memperkenalkan tehnik Wushu kepada Erwein). Dengan dukungan penuh Pengurus dan Pelatih, Harmony Wushu Indonesia bisa menciptakan atlit2 wushu handal yang berprestasi Nasional maupun Internasional. Hidup Harmony…..Bersama Juara2 di kel. Harmony

Hasil Kerja Keras 4 Bulan di Pelatnas Wushu

18 Desember 2008 oleh leobra

 Pengalungan Medali Emas

 Setelah Kerja Keras selama 4 bulan di Pelatnas Medan menghasilkan 2 Medali Internasional; yaitu : Medali Emas diperoleh dari cabang Jian Shu (Pedang) dan Medali Perak diperoleh dari cabang Qiang Shu (Tombak). Target selanjutnya adalah Toronto – Canada pada bulan Oktober 2009. Koran Harian Radar Bogor memberikan penghargaan berupa monumen pena kepada Erwein yang dianugrahkan pada malam peringatan ulang tahun ke 10 Radar Bogor di Botani Square tgl. 17 Desember 2008 malam yang dihadiri antara lain Menteri Kehutanan M.S. Ka’ban. Bupati & Wali Kota Bogor, utusan Wapres dan Muspida setempat.

Mendapat Ucapan MS Ka'ban

foto-foto erwein

PELATNAS Wushu

6 Oktober 2008 oleh leobra

Pada 7 – 14 Desember 2008 ada kejuaraan dunia wushu junior di Nusa Dua Bali. Diantaranya salah satu atlit pesertanya adalah kakak kelas kalian yaitu Erwein Wijayanto (no. 5 dr kiri berdiri) yang akan tampil dalam 3 nomor pertandingan yaitu Chang Quan (tangan kosong), Jian Shu (pedang – senjata pendek) dan Qiang Shu (tombak – senjata panjang). Yang sampai saat ini memegang medali mas nasional untuk Chang Quan dan Qiang Shu, medali perak untuk Jian Shu. Minta doa nya supaya bisa sukses dalam membela nama Indonesia di kancah Internasional.